Kamis, 14 November 2013

cerita tentang membuat blog

mulanya saya tidak tahu cara membuat blog itu,karena dibimbing dengan bapak aan wardani akhirnya saya bisa. cara membuatnya : 1.buat akun google. 2.mengisi data. 3.membuat blogger. 4.selsai

perkembangan internet browser

rbasis grafik yang diberi nama Mosaic. Mosaic mampu menampilkan dokumen grafis dan menggunakan user interface (tampilan) grafis. Penggunaan interface grafis ini mempermudah penggunaan web browser dan penampilan file HTML menjadi lebih baik, yang pada akhirnya memberikan kontribusi untuk semakin cepatnya perkembangan Internet. Selanjutnya Marc Andreessen menjadi salah satu pendiri Netscape, perusahaan pembuat web browser Netscape Navigator.
Sampai saat ini ada beberapa web browser yang cukup banyak digunakan, antara lain Internet Explorer dari Microsoft, Netscape Navigator dari Netscape, Mozilla dan Opera.

- Internet Explorer




Dibalik kesuksesan Microsoft dengan Internet Explorer-nya yang menguasai pasar web browser sebanyak 96%, ternyata Internet Explorer sendiri dikembangkan dari Mosaic dengan perbaikan dan penambahan fasilitas disana-sini. Coba cek Help|About di Internet Explorer untuk informasi lebih detail.


995: Internet Explorer 1.0 Debut waktu Windows 95 dengan Internet Explorer, menjadikan Internet Explorer menjadi lebih banyak lagi dicapai bagi banyak orang.
Teknologi Internet Explorer semula dikapalkan sebagai Internet Jump start Kit di Microsoft Plus! Untuk Windows 95. Internet Explorer mengganti keperluan karena instalasi manual yang tidak praktis dalam melangkah bila diperlukan oleh banyak shareware browsers.
1995 : Internet Explorer 2.0 Pada November 1995, Microsoft mengeluarkan browser terlebih dulu, Internet Explorer 2.0, yang mendukung baik pemakai Windows Macintosh maupun sebanyak 32 bit. Dengan Internet Explorer 2.0 datang beberapa teknologi Internet baru yang menawari pengembangan Jaringan dan perancang kekuasaan untuk mendesain Web Site media yang aman dengan kemampuan pelacakan
1996 : Internet Explorer 3.0 Didesain untuk Windows 95, Internet Explorer 3.0 adalah teknologi yang menawari bagian yang berguna dan dengan segera dapat menarik pemakai, termasuk Pos Internet dan Berita 1.0 dan Windows Address Book. Dan bertambah, Microsoft NetMeeting® dan Windows Media Player.
1997: Internet Explorer 4.0 Desain dari Windows 95, Windows 98, dan Windows NT®, teknologi Internet Explorer 4.0 adalah ibarat seorang pemain depan dengan langkah berarti. Bagi pengembang Jaringan, tambahan Dynamic HTML (DHTML) menandakan langkah berikutnya di pola Jaringan. DHTML memberi pengembang Jaringan lebih banyak kontrol tentang isi dan gaya yang membuat kesempatan yang dulunya sudah mungkin hanya dengan lamaran perangkat halus.
1998 : Internet Explorer 5.0 Pada September 1998 pembebasan teknologi Internet Explorer 5.0, pengembang dapat mampu untuk mendesain beberapa Jaringan yang lebih spesifik. Kemampuan DHTML diperluas, memberikan pengembangan Jaringan lebih banyak keluesan dan tenaga untuk membuat Web Site interaktif.
2001 : Internet Explorer 6 teknologi Internet Explorer 6 dikeluarkan dengan Windows XP pada tahun 2001 secara lebih pribadi, dan dapat diandalkan, dengan teknologi yang fleksibel daripada versi sebelumnya. Karena kebebasan pribadi dan keamanan sudah menjadi prioritas pelanggan, Microsoft menggunakan alat yang dapat menyangga Platform for Privacy Preferences (P3P), teknologi yang dikembangkan oleh World Wide Web Consortium (W3C). (kutip: http://ilkomab.wordpress.com/2008/11/26/perkembangan-internet-explorer/ )

- Netscape Navigator



Karena tidak dapat melanjutkan pendanaan pengembangan produk komersial, Netscape  dengan membuka sourcing produk, menciptakan Mozilla. Pada akhirnya Netscape dibeli oleh America Online padaakhir tahun 1998. Awalnya, proyek Mozilla berjuang untuk menarik pengembang. Tetapi perkembangannya begitu cepat sampai pada tahun 2002 Mozilla telah berkembang menjadi sebuah suite internet yang relatif stabil dan kuat.Pada tahun 2002 akhirnya Mozilla 1.0 dirilis




- Mozilla 



Mozilla sedikit berbeda dengan yang lain karena Mozilla tidak dikembangkan oleh suatu perusahaan tertentu tetapi oleh komunitas programmer, program Mozilla bersifat Open Source. Siapa saja boleh ikut mengembangkan program Mozilla ini. Secara mendasar, Netscape Navigator menggunakan render engine yang sama dengan Mozilla, sehingga kebanyakan hasil tampilan antara Mozilla dengan Netscape Navigator tidak jauh berbeda.


Mozilla juga berkembang menjadi beberapa versi :
versi 1.0-nya pada 9 november 2004, Firefox telah mendapatkan sambutan yang sangat bagus dari pihak media, termasuk dari Forbes dan Wall street journal. Dengan lebih dari 5 juta download dalam 12 hari pertama rilisnya dan 6 juta hingga 24 November 2004, Firefox 1.0 adalah salah satu perangkat lunak gratis, sumber terbuka (open-source) yang paling banyak digunakan di antara pengguna rumahan.
Versi 2.0 diluncurkan pada 24 Oktober 2006. Pada versi 2.0 ini, Mozilla mempunyai bug (kelemahan) yaitu akan “crash” jika membuka web page (halaman Web) yang sangat besar dan memiliki JavaScript, namun hal ini telah diperbaiki.
Versi 3.0 yang diluncurkan pada 17 Juni 2008 merupakan versi pertama yang mendukung antarmuka Bahasa Indonesia. (kutip :  http://ilkomab.wordpress.com/2008/11/26/sejarah-perkembangan-mozilla-firefox/ )

- Opera




Opera sampai saat ini masih mengclaim dirinya sebagai web browser tercepat di muka bumi. Tetapi dukungan terhadap beberapa fasilitas javascript kelihatannya mengalami sedikit masalah, sehingga cukup jarang digunakan orang.










-      Google Chrome




Google Chrome OS adalahsistem operasi sumber terbukayang dirancang oleh Google Inc.untuk bekerja secara eksklusif dengan aplikasi web. Google Chrome OS diumumkan pada tanggal 7 Juli 2009, dan versi stabilnya akan diluncurkan umum pada paruh kedua tahun 2010. Sistem operasi ini berbasis Linux dan hanya akan berjalan pada pada perangkat keras yang dirancang khusus Antarmukapenggunanya dirancang mengambil pendekatan minimalis, seperti penjelajah web Google Chrome. Sistem operasi ini ditujukan bagi mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya di Internet.


Google Chrome OS bersifat open source dan baru bisa dinikmati di pertengahan akhir tahun 2010. Karena rencananya baru tahun ini kode sumbernya akan di buka ke public untuk bekerjasa dengan komunitas open source dalam pengembangannya.
Google menyatakan bahwa Google Chrome OS dirancang sebagai operating system yang cepat dan ringan. Sehingga dalam perancangannya akan mengutamakan tiga aspek pokok dalam sebuah operating system. Yaitu kecepatan, keamanan, dan kemudahan dalam penggunaannya.

Kesimpulannya Perkembangan Web Browser sudah sangat berkembang secara pesat, yang pada awalnya hanya berbentuk dokumen teks menjadi dokumen grafis dan menggunakan user interface grafis. 
Sebenarnya masih banyak lagi web browser yang ada, namun di atas adalah web browser yang sering digunakan. Saat ini banyak pilihan web browser yang akan kita gunakan, agar kita tidak bingung mana yang akan digunakan kita perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan dari web browser diatas . Semoga pembahasan di atas dapat menambah wawasan kalian tentang perkembangan web browser. Sekian :)  
l

perkembangan internet

 “Mulai dari Berdiri hingga Berdampak”

Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.




Berdirinya Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.



Berkembangnya Internet
Pada tahun 1984 ARPANet dibagi menjadi dua, yaitu MILNet dan ARPANet. MILNet ditujukan untuk kebutuhan militer dan ARPANet ditujukan untuk menyokong riset. Pada tahun 1986, Internet dipergunakan secara nyata dan meluas untuk kalangan umum. Pengguna internet ternyata berkembang pesat. Hampir setiap lembaga yang ada di dunia selanjutnya membuat jaringan Internet untuk kebutuhan transfer data dan sarana komunikasi. Pada tahun 1991, Nation Research and Education Network membuat jaringan baru yang dinamakan NREN. Jaringan ini bertujuan untuk mengadakan riset jaringan berkecepatan tinggi.
Abad ke-20 merupakan abad informasi. Hal ini bisa kita rasakan dari jasa layanan yang ada saat ini. Sebagian besar jasa layanan berupaya menyajikan sistem informasi yang bersifat global , cepat, dan akurat. Tidak hanya online, tetapi juga real time serta mudah dalam melakukan perluasan. Suatu hal yang perlu diperhatikan dalam menyikapi teknologi informasi adalah tidak sekedar alih teknologi yang telah dikembangkan, tetapi juga pembentukan budaya baru dalam memanfaatkan teknologi informasi tersebut.
Peralihan budaya lama menuju budaya baru ini juga dikembangkan sejalan dengan perkembangan teknologinya. Hal ini terbukti dengan munculnya istilah Information and Communication Technology (ICT) dan sekarang diterjemahkan menjadi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pengertian ICT, berawal dari pengertian IT (Information Technology), kemudian dengan menambahkan “C” atau “Communication” ditengahnya dengan maksud tidak hanya mengembangkan teknologi informasi, tetapi juga membangun masyarakat yang saling terhubung (connected society). Minat masyarakat terhadap sistem informasi dapat dilihat dari perkembangan pelayanan yang disediakan oleh internet seperti e-commerce, e-business, e-book, dan e-goverment selain informasi dalam bentuk web dan layanan e-mail.



Internet di Indonesia
Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyubannetwork, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet. Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet.
Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia pada tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.
Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul "Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio" di bulan November 1990. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB pada tahun 1989.
Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNetmula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx dan email client pine serta chatting dengan conference pada server AIX. Tahun 1995, pemerintah Indonesia melalui Departemen Pos Telekomunikasi menerbitkan ijin untuk ISP yang diberikan kepada IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya dan Radnet pimpinan BRM. Roy Rahajasa Yamin.
Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet (HTTP).
Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com.